Tragedi Huruf ‘s’

“beep.. beep..” jam 9 malam SMS berbunyi, isinya “Pak tolong pesankan tiket pesawat 2 orang ke Medan untuk besok yang termurah untuk bapak dan ibu saya” Ternyata Oomnya sakit keras dan harus segera dijenguk.

Kami bookingkan Lion Air, setelah setuju harganya akan segera kami lakukan issued ticket. Tapi sesaat sebelum diissued baru ketauan kalo title yang seharusnya “Mrs” tapi malah di tulis “Mr”. Kami coba booking ulang tapi gagal karena tidak boleh booking dengan nama yang sama dihari yang sama dan di nomer/jam penerbangan yang sama.

Kami coba hubungi pihak Lion Air untuk mebatalkan bookingan tersebut tapi ternyata tidak bisa dan disarankan untuk membalik namanya (nama depan jadi nama belakang dan nama belakang menjadi nama depan). Untuk yang namanya ada 2 kata sih bisa tapi penumpang yang satu lagi namanya hanya terdiri dari satu kata saja jadi gak bisa dibolak balik, jadilah kami harus menunggu booking tersebut habis masa berlakunya 3 jam kemudian yaitu jam 12 malam.

Jam 12 malam lewat kami coba booking tapi tetap belum bisa, “mungkin masa bookingnya belum habis” pikirku. Kami tunggu sampai jam 2 paginya dan coba booking lagi tapi belum bisa juga, tanya ke Lion ternyata system sedang rusak. Tidur dulu dan bangun jam 4 coba booking lagi belum bisa juga, tanya ke Lion katanya nomer booking tersebut sudah habis dan bisa melakukan booking ulang, tapi dicoba booking lagi tetap tidak bisa. Akhirnya kami rubah jadwal penerbangannya menjadi mundur 1 jam atas persetujuan pembeli dan baru bisa issued jam 5.30 pagi.

Kesalahan gender seperti itu mengakibatkan penumpang tidak diperbolehkan naik kepesawat. Tapi kalau sudah terlanjur tiket di issued, sebenarnya bisa juga minta ganti gender ke kantor maskapai bersangkutan dengan membayar Rp50rb.

Hmmm gara-gara kurang huruf  ‘s’ urusan jadi panjang.

Dalam bisnis ini ketelitian sangatlah penting, segala sesuatunya tidak boleh salah, mulai dari nama (harus sesuai dengan KTP), jenis kelamin, tujuan, tanggal, jam dll, salah sedikit saja penumpang tidak bisa terbang. Yah doakan saja semoga tidak pernah terjadi pada penumpang yang membeli tiket pada kami.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s