Layar Terkembang

Teringat sekitar 3 tahunan yang lalu ketika seorang teman menawarkan untuk menjalankan bisnis penjualan tiket pesawat. Saat itu masih belum tertarik atau sedikit tertarik tapi karena melihat biayanya yang mahal lantas jadi mengurungkan niat, dan saat itu saya memang belum pernah menjalankan bisnis apapun sama sekali dan keinginan menjalankan sebuah bisnis memang masih kecil.

Dimulai ketika melihat iklan keagenan penjualan tiket pesawat setahun lalu memunculkan lagi niat untuk memulai usaha ini,  namun tanya ini itu ke pemilik keagenan tak membuat saya melakukan action.

Beberapa bulan kemudian disuatu hari minggu kami ke toko buku dan tanpa sengaja melihat buku tentang seluk beluk penjualan tiket pesawat, langsung kami beli buku tersebut yang ternyata pengarangnya juga membuka bisnis keagenan tiket pesawat. Hal ini memantapkan niat menjalankan bisnis ini. Setelah saya dan istri sepakat dan berkomitmen untuk menjalankan bisnis ini dan tanpa pake lama akhirnya kami mendaftarkan diri untuk menjadi anggota keagenan tersebut.

Setelah itu mulai merencanakan segala sesuatunya, mulai dari layout ruangan, peralatan, mengkeramik carport dll, dsb.

Namun semuanya tidak berjalan dengan lancar, banyak gangguan yang terjadi, pertama-tama dimulai dari anak pertama kami yang terkena sakit thypus dan batuk sehingga istri saya tidak bisa melakukan hal-hal lain selain menjaga anak saya. setelah sembuh giliran anak kedua yang terkena thypus, pembukaan usaha kamipun tertunda lagi.

Selain masalah sakitnya anak kami, masalah juga dialami oleh peralatan yang akan kami pakai, printer yang akan digunakan untuk mencetak tiket tidak bisa digunakan, setelah kutak kutik selama beberapa hari akhirnya kami menyerah dan akhirnya kami bawa kenetcomm untuk dilakukan pemeriksaan.

Perbaikan printer dibutuhkan waktu 3 hari, daripada gak mulai-mulai akhirnya kami nekat menempelkan stiker beberapa maskapai penerbangan dikaca jendela, dan alhamdulillah ada 1 pembeli yang datang (kebetulan tetangga beda RT). “Jual tiket pesawat ya bu” tanyanya pada istriku yang kebagian jaga kalo hari kerja. Akhirnya beliau membeli tiket Jakarta-Pontianak untuk tanggal 4 February 2011. Jadilah beliau pembeli pertama kami. Tahukah anda berapa waktu yang dibutuhkan untuk proses dari booking, issued dan akhirnya cetak tiket? Lima hari! ya lima hari. Setelah tiket diambil, besoknya beliau membawakan kami mangga kelapa (gede bener mangganya) karena kami memberi harga yang lebih murah dibanding harga resmi maskapai.

Beres printer masalah selanjutnya adalah, telepon rumah. Setelah melakukan layout ulang ruang komputer untuk disulap menjadi kantor memaksa posisi telpon juga berubah yang mengakibatkan sambungannya bermasalah. Biasanya kalau ada masalah sepeti ini tinggal bongkar kotaknya goyang2 dikit, beres! nah ini sudah seminggu di goyang-goyang tanpa hasil. akhirnya telp 147 dan setelah 2 kali telepon ulang barulah petugasnya datang kerumah, dan alhamdulillah tanpa diapa2in sama petugasnya, telepon langsung bisa sendiri, hmmmm… ngerjain aja.

Setelah semuanya siap barulah spanduk dikibarkan, tepatnya hari Sabtu, tanggal 20 Nov 2010, hari itu kami jadikan hari kelahiran bisnis Tour & Travel kami.

Setelah itu dimulailah lika-liku bisnis penjualan tiket pesawat yang ternyata tak semudah yang dikira, karena harus bermain dengan waktu, bahkan harus rela kehilangan uang 400rb rupiah agar seorang pembeli bisa tetap berangkat terbang menemui istrinya yang mau melahirkan.

Sekali spanduk terbentang pantang tuk digulung lagi, semua masalah yang terjadi kami jadikan pelajaran, karena kami memang baru berkecimpung di bisnis ini, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi, Amin

This entry was posted in Perjalanan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s